Kebijakan menteri KKP untuk
perikanan berkesinambungan adalah salah satunya pengurangan hasil tangkap
perikanan.
Liputan6.com,
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyatakan,
dirinya akan mulai mengurangi kegiatan penangkapan ikan di laut dalam 3 tahun
mendatang.
"Indonesia akan mengurangi 10
persen dari perikanan tangkap dalam 2 tahun-3 tahun," ujar Susi di
Jakarta, Senin (4/5/2015).
Dia mengatakan, meski akan
mendapatkan protes dari masyarakat yang menggantungkan pendapatannya dari
melaut, namun hal tersebut tidak menjadi masalah. Menurut Susi, sudah saatnya
Indonesia mengembangkan ikan budidaya yang dilakukan di daratan. Selain itu, dengan pengurangan ini
juga diharapkan bisa mengembalikan ekosistem di perairan Nusantara.
"Kalau begitu saya di bilang
sayang ikan dari pada sama industri atau nelayan. Tapi prioritas kita akan ke
situ," lanjutnya.
Susi juga mengungkapkan, hal ini
dapat mengurangi potensi pencurian ikan yang marak terjadi di wilayah perairan
Indonesia. Buktinya, dia meyakini ikan-ikan yang diperjualbelikan di negara
tetangga banyak berasal dari perairan Indonesia.
"Kita mau jadi poros maritim.
Sekarang 90 persen tuna di General Santos (Filipina) dari Indonesia, 80 persen
ikan-ikan di Thailand dan Malaysia juga dari Indonesia," tandas Susi Pudjiastuti. (Dny/Ahm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar