dugong

Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Juni 2015

BRI akan menyalurkan kredit sektor kelautan dan perikanan Rp2,5 Triliun



Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk. (BBRI) akan menyalurkan kredit sektor kelautan dan perikanan sepanjang tahun ini mencapai Rp2,5 triliun.
Direktur Utama BRI Asmawi Syam mengatakan perseroan sebagai bank yang memiliki core business sektor UMKM menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah di bidang kedaulatan pangan, termasuk sektor kemaritiman khususnya kelautan dan perikanan.
Dengan kekuatan lebih dari 10.000 unit kerja dan 20.000 agen BRILink, Bank BRI siap memberikan akses perbankan untuk nelayan dan mitra usaha bergerak di sektor kelautan dan perikanan.
"Salah satu bentuk nyata kami menghadirkan Teras BRI kapal sebagi layanan perbankan canggih di atas kapal yang mampu jangkau pesisir Indonesia," ujarnya saat peluncuran Program Jaring, Kamis (7/5/2015).
Sepanjang 2014 perseroan telah menyalurkan kredit ke sektor kelautan dan perikanan mencapai Rp4,8 triliun atau tumbuh 33% dari 2013.
"Tahun ini kami optimistis mampu menumbuhkan kreditnya sebesar 52% atau bertambah minimal Rp2,5 triliun dari tahun lalu yang Rp4,8 triliun. Dari program Jaring, kami targetkan 10.000 debitur," kata Asmawi.
Pembiayaan bank BRI ke sektor kelautan dan perikanan selama 2010 hingga 2013 meningkat senilai Rp2,5 triliun, yakni dari Rp1,1 triliun pada 2010 menjadi Rp3,6 triliun pada 2013.
"Kami telah menyalurkan pinjaman di sektor kelautan dan perikanan mulai dari hulu hingga ke hilir seperti pembiayaan pada perikanan budaya, perikanan tangkap, ekstraksi garam, industri pengolahan hasil laut, industri pembuatan kapal, perdagangan hasil laut, pembiayaan cold storage," tutur Asmawi.
Seperti diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan program Jangkau, Sinergi, dan Guideline (Jaring) dengan menggandeng delapan bank, lembaga pembiayaan, perusahaan asuransi, dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin).
Program jaring ini mendukung pemerintah Nawacita bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk meningkatkan pembiayaan ke sektor kelautan dan perikanan.